Senin, 17 Desember 2018

Celery Indonesia VS celery Amerika

Assalamualaikum wr wb...

     Selamat beraktifitas kembali. Di Chicago saat ini pukul 8:14 AM. Dengan suhu 1° C tapi terasa seperti -4 °C. Hari ini cerah, mataharinya terbit tepat pukul 7:13 AM. Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, masih memberikan kita kesempatan untuk hidup hari ini. Semoga berkah, Aamiin.

     Pernah dengar kata seledri? Nah, hari ini kita akan bahas seledri. Seledri menurut wikipedia adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. 

     Di kampung halamanku, seledri sering di gunakan sebagai taburan sup, campuran isi spring rolls dll. Bentuknya pun agak kecil dan batangnya sangat tipis. Aromanya sangat khas. Beberapa kali saya ke grocery yang ada di Chicago namun, saya tidak pernah menjumpai jenis seledri yang sama. Cilantro dan Parsley menjadi pengganti seledri di Chicago. Baunya sangat berbeda sekali. Saya malah tidak suka bau cilantro.
Gambar dari om google 😊

      Lain halnya di Chicago mungkin juga di Amerika pada umumnya, jenis seledri di sini terbilang besar batangnya, namun aromanya sangat mirip dengan seledri yang ada di indonesia. Warnanya hijau mudah dengan daun yang sangat sedikit. 


Sudah liat perbedaannya? Bagaimana tanggapan kalian?. Seledri tangkai di Chicago sering di gunakan sebagai tambahan salad. Namun, saya orang asli indonesia lebih suka jika di campur dengan sup tentunya. Apalagi musim dingin seperti ini. 

   Seletah mencari tau melalui om google . Ada 3 kelompok seledri yang di budidayakan menurut wikipedia.
  • Seledri daun atau seldri iris (A. graveolens kelompok secalinum) yang biasa di ambil daunnya dan banyak di pakai di Indonesia. 
  • Seledri tangkai (A. graveolens kelompok dulce) yang tangkai daunnya membesar dan beraroma segar. Biasanya di pakai sebagai komponen salad. 
  • Seledri umbi (A. graveolens kelompok rapaceum), yang membentuk umbi di permukaan tanah; biasanya di gunakan dalam sup, di buat semur atau schnitzel. Umbi ini kaya provitamin A dan K.
Semoga ilmunya bertambah setelah membaca blog ini...😊😊😊

Minggu, 16 Desember 2018

Downtown Islamic Center Chicago

Hai....Hai...

Kembali lagi di blog saya. Lama yach bru bisa menulis lagi cerita kehidupan di Chicago. Terkadang rasa malas itu lebih besar dibanding keinginan untuk menulis blogπŸ˜‰.

     Tulisan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman pertama ikut sholat Jum'at di DIC (Downtown Islamic Center). Letaknya berada di Loop Chicago. Loop biasa juga di sebut pusat kota chicago. Manusia dari berbagai negara berkumpul di DIC setiap jum'at. Tdk hanya dari kaum pria namun juga wanita. 

       Bangunan yang sudah terlihat tua itu berdiri di tengah-tengah shopping area dan tempat makan. Bangunannya terdiri dari 5 lantai dan satu lantai dasar. Lantai dasar di gunakan sebagai kantin (istilah di indonesia). Khusus untuk hari jum'at, kantinnya menjual biryani rice & chicken. Selain itu ada juga mutton biryani (mutton adalah domba dewasa). Saya sendiri belum pernah mencoba mutton biryani. 


        Terlihat saya sangat lapar😊😊😊. Itu bukan lapar, itu lebih ke penasaran dengan rasanya dan keinginan untuk menghabiskan lebih cepatπŸ˜„. Ini pertama kalinya saya ke DIC. Sebelumnya pernah, namun hanya sekedar melihat. Oia, di kantin juga menjual semacam manisan dari mangga. Rasanya enak dan manis tentunya.

     Area sholat wanita dan pria di bagi. Untuk pria berada di lantai 2 dan 5 DIC. Sedangkan untuk wanitanya sendiri berada di lantai 4, lengkap dengan restrΓ²om dan tempat wudhu. Areanya sangat tertutup dari jangkauan kaum laki-laki. Mulai dari kulit hitam sampai kulit putih, dari Asia sampai Amerika, semuanya berkumpul disana.


        Untuk restroom sendiri terlihat sangat bersih. Penduduk asli Amerika biasanya hanya menggunakan paper sebagai alat pembersih. Nah, di DIC di sediakan semacam cerek untuk di isi air kemudian dipakai setelah buang hadas (Masya allah). Cahaya islam itu masih ada di mana-mana. Kemarin pas terakhir kesana, mereka sedang mencari sumbangan untuk keperluan membeli karpet sebuah mesjid di Chicago. Tidak hanya itu, setiap minggunya mereka membagi-bagikan makanan ke homeless yang ada di Chicago. ( Masya Allah)

        Di Islamic Center sendiri membagi waku sholat jum'at menjadi 2 batch. Mengapa demikian? Kira2 kenapa ayo? Karena lantai yang disediakan untuk laki-laki tidak cukup menampung dalam batch 1. Begitupun untuk wanita juga terbagi menjadi 2 batch. Meskipun begitu, jumlah wanita hanya sedikit. 


      Di Chicago sendiri saat ini musim dingin, waktu sholat dzuhur pukul 11:42 AM dan adzar pukul 14:04 PM. Jadi sholat jum'atnya kira-kira pukul 12:30 PM. Magribnya mau tau ngga jam berapa? Jam 16:20 PM. Ya begitulah perubahan waktu di Chicago. Waktu berubah namun matahari tetap terbenam saat adzan magrib berkumandang. 
Sampai jumpa di kisah kehidupan berikutnya😍😍😍


Jika ingin menanyakan sesuatu, bisa langsung di kolom komentarnya yach...


πŸ–πŸ–πŸ–πŸ–πŸ–πŸ–




Celery Indonesia VS celery Amerika

Assalamualaikum wr wb...      Selamat beraktifitas kembali. Di Chicago saat ini pukul 8:14 AM. Dengan suhu 1° C tapi terasa seperti -4 °C...